Hutan tropis: fitur, jenis, stratifikasi, fitur

Hutan-tropis-fitur-jenis-stratifikasi-fitur

Pengertian hutan tropis
Baca cepat Buka

Pengertian dan Pengertian Hutan Tropis adalah hutan alam antara 23°-27° Lintang Utara dan 23°-27° Lintang Selatan pada suatu daerah beriklim tropis. Hutan tropis ditemukan di Asia Selatan dan Tenggara, Australia Utara, sebagian besar Afrika, Kepulauan Pasifik, Amerika Tengah, dan sebagian besar Amerika Selatan. Daerah tropis meliputi 30 persen dari total luas permukaan bumi. Ini kira-kira pada garis lintang 0 ° -10 ° utara dan selatan khatulistiwa (23,5 utara hingga 23,5 selatan), yang mencakup area antara Cancer tropis dan Capricorn tropis. Hutan ini ditemukan di Asia (Indonesia, Malaysia), Afrika (Kongo), Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan (Bolivia, Venezuela, Kolombia, Brasil, Suriname, Peru), Papua Nugini, pulau-pulau di Samudra Pasifik, Kepulauan Karibia , pulau-pulau di Samudra Hindia, Madagaskar, dan Australia Utara. Hutan hujan tropis adalah rumah bagi setengah dari flora dan fauna dunia. Hutan hujan tropis juga dikenal sebagai “apotek terbesar di dunia” karena hampir seperempat obat modern berasal dari tanaman hutan hujan ini.

Hutan-tropis-fitur-jenis-stratifikasi-fitur

Hutan alam tropis yang masih utuh memiliki jumlah jenis tumbuhan yang sangat banyak. Hutan Kalimantan memiliki lebih dari 40.000 spesies tumbuhan dan merupakan hutan dengan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia. Di antara 40.000 jenis tumbuhan tersebut terdapat lebih dari 4.000 jenis tumbuhan yang termasuk dalam kelompok pohon besar dan penting. Setiap hektar hutan tropis tersebut setidaknya terdapat 320 pohon dengan diameter lebih dari 10 cm. Selain itu, ratusan jenis rotan, pohon tengkawang, anggrek hutan, dan beberapa jenis umbi-umbian telah diakui sebagai sumber pangan dan obat-obatan di hutan hujan tropis Indonesia. Hutan hujan tropis memiliki empat lapisan utama. Setiap lapisan adalah rumah bagi berbagai tumbuhan dan hewan yang telah beradaptasi dengan kehidupan di wilayah tersebut. Lapisan ini diidentifikasi sebagai:

Canopy Canopy (muncul), pada ketinggian lebih dari 30 m di atas tanah.
Canopi Atas (kanopi atas), memiliki ketinggian antara 24-36 m.
Tumbuhan bawah, terletak di antara tajuk atas dan lantai hutan.
Lantai hutan (forest floor), tempat terlindung dari sinar matahari.

Fitur hutan tropis

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri hutan tropis, yaitu:

Pohonnya tinggi, lebat dan rindang.
Lantai hutan ditutupi dengan rumput dan lumut.
Sinar matahari tidak dapat menembus dasar hutan.
Udara di sekitarnya sangat lembab.
Terjadi di daerah dengan curah hujan tinggi
Di hutan hujan tropis, kelembaban selalu tinggi, biasanya 80% atau lebih.
Struktur hutan hujan tropis terdiri dari kanopi daun berlapis-lapis.
Lapisan tajuk atas terdiri dari pepohonan yang muncul di antara tajuk bawah (kedua) dengan ketinggian antara 45-60 m.
Pohon di lapisan atas umumnya memiliki tajuk yang kecil dan tidak beraturan dengan sedikit susunan cabang.
Lapisan tajuk kedua adalah tajuk utama, yang biasanya terdiri dari jenis pohon yang ramping dengan ketinggian antara 30-40 m.
Lapisan tajuk pohon di bawahnya terdiri dari jenis pohon yang sangat toleran, dengan batang yang ramping, tajuk yang tinggi dan kecil, terdapat banyak episode pada cabang yang tinggi.
Ada banyak jenis tumbuhan bawah di dasar hutan seperti pohon palem kecil, jenis bambu, rotan, pakis dan jenis lainnya, atau mungkin hampir tidak ada tumbuhan bawah.

Baca lebih lanjut: Surat pesanan

Tipe hutan tropis menurut iklim di Indonesia

Di bawah ini adalah beberapa jenis hutan tropis menurut iklim di Indonesia, yaitu:

Hutan tropis basah

Hutan tropis lembab adalah hutan dengan tingkat curah hujan yang tinggi, kita sering juga mengenal istilah hutan pamah. Jenis hutan ini terdapat di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua. Jenis-jenis yang sering dijumpai di hutan ini adalah: Meranti (Shorea dan Parashorea), Keruing (Dipterocarpus), Kapur (Dryobalanops), Kayu Besi (Eusideroxylon zwageri), Ebony (Diospyros sp).

Hutan musim basah

Hutan muson basah merupakan hutan yang umumnya terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur, musim kemaraunya 4-6 bulan. Curah hujan mengalami 1.250mm-2.000mm dalam satu tahun. Jenis pohon yang tumbuh di hutan ini antara lain jati, mahoni, rosewood, pilang, dan kelampis.

Hutan monsun kering

Hutan monsun kering terdapat di ujung timur pulau Jawa, Bali, Lombok, dan Sumbawa. Jenis hutan ini terletak di tempat dengan musim kemarau 6-8 bulan. Jumlah curah hujan dalam setahun kurang dari 1.250 mm. Jenis pohon yang tumbuh di hutan ini adalah jati dan kayu putih.

Hutan sabana

Hutan sabana adalah hutan yang ditumbuhi kelompok Sa

 

Lihat Juga :